sejarahsemua

Subtitle

Blog

Sejarah Legenda Santa Klaus Di Belahan Dunia

Posted by [email protected] on November 8, 2019 at 3:35 AM

Sosok Sinterklas yang sangat popular di hari natal sudah dikenal sampai ke pelosok dunia namun tahukah Anda bahwa ternyata sosok Tuan Santa yang ternama ini punya banyak versi di negara-negara yang berbeda tergantung atas legenda kepercayaannya. Berikut ini adalah legenda Santa Klaus dari berbagai belahan dunia.



The Yule Lads - Islandia


Legenda natal Islandia menceritakan mengenai 13 sosok sinterklas yaitu Yule Lads. Pada awalnya, Yule Lads digambarkan sebagai 13 troll yang memiliki sifat sangat nakal dan dengan keisengan berbeda-beda sepanjang tahun. Namun seiring perkembangan zaman, legenda mulai berubah dan Yule Lads yang jahat perlahan-lahan berubah menjadi sosok yang baik. 13 hari sebelum malam natal adalah hari-hari dimana Yule Lads akan memberikan hadiah kepada anak-anak baik selama 13 hari berturut-turut hingga malam natal tiba. Setiap harinya, Troll yang berbeda akan mengunjungi anak tersebut dan jika anak itu adalah anak baik hadiah yang baik juga akn diberikan, namun apabila ternyata anak itu adalah anak nakal maka yang diberikan adalah kentang busuk.



Tomte - Swiss

Legenda Tomte berasal dari Swiss dan ia dideskripsikan memiliki wujud seperti gnome (peri goblin). Berwujud agak kecil dengan topi kerucut yang biasanya berwarna merah. Tomte sendiri biasanya tinggal dekat dengan perternakan atau pertanian milik warga, dan ia biasanya akan memperhatikan keluarga dari petani tersebut. Jika keluarga tersebut berbuat tidak baik, maka Tomte selaku Sinterklas versi Swiss akan melakukan hal buruk pada keluarga tersebut bahkan di katakan bahwa mereka tidak segan untuk melukai atau membunuh hewan perternakan milik keluarga tersebut.



Christkind - Jerman, Austria, Italia, Brazil


Legenda natal ini dapat terdengar dari berbagai belahan dunia seperti Jerman, Austria, Italia, dan Brazil. Christkind dapat diartikan sebagai Anak Kristus dan ia memiliki wujud seperti malaikat hanya saja berbentuk seperti anak kecil (masih ingat dengan cupid). Dideskripsikan sebagai anak kecil berambut pirang, dengan sepasang sayap sebagaimana malaikat-malaikat popular umumnya. Ia adalah sejarah sosok malaikat yang dikatakan adalah Tuhan Yesus dalam wujud bayi. Uniknya, beberapa orang percaya bahwa Christkind adalah sosok perempuan namun beberapa lainnya tidak mempermasalahkan hal tersebut. Dalam kemunculannya saat memberikan hadiah, Christkind tidak pernah menampakkan wujudnya namun ketika dirinya mengunjungi rumah yang satu ke rumah yang lain, ia akan memberitahukan kunjungannya itu dengan membunyikan bel rumah. Setelah ditelusuri ternyata diketahui bahwa legenda ini diciptakan oleh Martin Luther pada abad ke-15 untuk mengubah persepsi orang-orang akan Sinteklas umumnya.



Belsnickel - Jerman, Austria, Argentina, Pennsylvania US

Legenda ini cukup popular dalam komunitas Jerman dan kaum Belanda di Pennsylvania US. Legenda ini menceritakan bahwa Santa Klaus memiliki banyak pengikut dan di antara pengikut-pengikutnya ini ada yang bertugas untuk menakuti anak-anak agar mereka berbuat baik. Nah salah satu pengikut Santa yang bertugas melakukan hal ini adalah si Belsnickel. Ia akan mengunjungi anak-anak nakal 1 hingga 2 minggu sebelum tibanya hari natal. Digambarkan sebagai sosok bertopeng dengan baju compang camping, lidah panjang dan sering menakuti anak-anak. Di sisi lain, jika yang ia temui adalah anak-anak baik maka ia akan memberikan permen untuk mereka sedangkan untuk anak-anak nakal yang diberikan adalah batu bara.



Pere Noel - Perancis

Pere Noel atau berartikan Papa Noel merupakan versi Sinterklas yang datang dari legenda Perancis. Terdapat banyak kemiripan antara Sinterklas umumnya dengan si Pere Noel ini, yaitu mereka sama-sama tinggal di Kutub Utara, berjanggut putih, dan tidak melupakan jaket merah ikoniknya. Yang berbeda adalah ia menunggangi seekor keledai bernama Gui yang juga memiliki arti Mistletoe dalam bahasa Perancis. Ide dari Sinterklas yang menunggangi keledai inilah yang menyebabkan para anak-anak di Perancis umumnya akan meninggalkan sepatu di depan perapian mereka beserta dengan cemilan dan wortel di dalamnya. Cemilan dan wortel ini ditujukan untuk si keledai Gui dan agar Papa Noel memberikan hadiah sebagai imbalan cemilan tersebut. Umumnya hadiah yang ditinggalkan Papa Noel tidaklah begitu besar jadinya bisa muat ke dalam sepatu.



Krampus - Jerman

Jika biasanya Sinterklas digambarkan sebagai pria berjenggot putih menyenangkan yang suka membagi-bagikan hadiah, maka legenda Sinter klas Krampus di Jerman ini adalah legenda natal yang cukup aneh. Serupa dengan legenda Blesnickel di Eropa, disebutkan bahwa sebelum Sinterklas membagi-bagikan hadiah pada hari natal, ia memiliki seorang pengikut menyeramkan bernama Krampus yang bertugas untuk menghukum anak-anak nakal hanya saja legenda ini lebih ekstrim. Berasal dari Jerman, Krampus dideskripsikan sebagai sosok menyeramkan yang benar-benar berlawanan dari Sinterklas. Nama Krampus sendiri dapat berartikan Claw atau singkatnya Cakar. Dengan membawa sebuah ranting pohon Birchs, ia akan menghukum para anak-anak nakal. Dan apabila anak-anak tersebut masih tidak patuh, maak Krampus akan menghukum mereka dengan menculik anak-anak nakal tersebut, memasukkan mereka ke dalam karung, dan melemparkan mereka ke neraka. Kisah lain menceritakan bahwa anak-anak nakal ini akan ditenggelamkan di sungai.

You need Adobe Flash Player to view this content.


Categories: None

Post a Comment

Oops!

Oops, you forgot something.

Oops!

The words you entered did not match the given text. Please try again.

Already a member? Sign In

1 Comment

Reply lookforrent
1:28 AM on September 4, 2020 
Ð?Ñ?дÑ? знаÑ?Ñ?! Ð?аÑ?кеÑ?плейÑ? об оÑ?дÑ?Ñ?е - lookfor.rent